Monday, April 20, 2015

Perihal Menemukan dan Ditemukan

 temu 1/te·mu / v sua; jumpa;

 bertemu/ber·te·mu/ v 1 ditemukan; diperoleh; 2 berhadapan muka; bersemuka: ia hendak ~ dng tuan rumah; selamat jalan, sampai ~ lagi; 3 mendapat atau menemukan (barang yg dicari): betapa dicarinya tiada ~ juga; kalau ~ arloji itu, akan kuserahkan kpd polisi; 4 berjumpa; bersua: baru-baru ini saya ~ dengannya di depan kantor pos; 5 menjadi satu (berhubungan, bersinggungan) ujung dng ujung, jalan dng jalan, kali dng kali, dsb

 menemukan/me·ne·mu·kan/ v 1 mendapatkan sesuatu yg belum ada sebelumnya; mendapatkan; mendapati: siapa yg ~ pesawat radio; baru malam harinya ia ~ cara itu; 2 mengalami; menderita (kegagalan dsb): perundingan itu ~ jalan buntu;

Pernahkah kamu mendengar sebuah kalimat tentang bagaimana cinta adalah perihal tentang menemukan dan ditemukan? Tentang bagaimana sepasang manusia yang akhirnya berhenti mencari dan memantapkan hati?

Masih ingat? Tentang usahamu agar ditemukan oleh temanmu saat main petak umpet dulu? Tentang bagaimana kamu yang berusaha memanggil, menggoda dengan melambaikan sedikit bagian tanganmu, melihatkan sedikit bagian kaki atau warna bajumu? Sebab kamu yang terlalu bosan diam di sudut tembok itu. Sebab kamu terlalu sakit dan risih digigiti semut diantara semak yang kamu tumpangi itu. 
Karena sekeras bagaimanapun kamu berusaha sembunyi, kamu ingin ditemukan. Kamu ingin lekas bergabung dengan temanmu yang lain. Bermain, saling kejar, kemudian tertawa dan menertawakan kepayahan bersembunyi satu sama lain.

Adalah tentang kamu yang pada akhirnya juga ingin menemukan. Berhasil bertemu dengan orang yang kamu anggap benar. Tentang kamu yang akhirnya memilih dan menghilangkan ragu dengan memantapkan hati. Bersandar pada apa yang menurutmu benar.

Proses tidak akan mudah. Kamu pasti akan selalu dipenuhi dengan godaan, atau yang terberat, adalah saat kamu yang harus melawan dirimu sendiri. Perdebatan tentang mengalah dan menyerah, menahan tombol tunda atau bahkan bersikeras untuk kembali. Tapi hidup adalah petualangan. Kamu lah yang memilih.

Ini adalah tentang bagaimana suatu keinginan dan keajaiban dipertemukan. Aku dan kamu, yang saling mencari, menginginkan dan akhirnya berhasil menemui(suatu saat nanti). Dari berpuluh pasang mata yang kita tatap, dari semua cerita yang kamu dengar, pada akhirnya, adalah satu yang akan kamu pilih untuk menemani dan ditemani. Entah bagaimana kompas kita saling menemukan, atau entah bagaimana instingmu atau intuisimu menuntunmu, yang pada akhirnya, kamu, menemukanku.