Ketika kebahagian bukan tentang materi yang didapat, dengan apa yang kita bisa menjadi sebenar-benar bahagia?
Surga yang belum ada bukti eksplisit, tertawa hingga pipimu terasa sakit, atau ragamu yang mabuk tertajam suntik?
Lalu apa yang benar-benar kita cari? Bukti nyata atas dasar apa? Kebahagiaan semu yang mana?
Atau, memang sudah seharusnya kehidupan tidak dipertanyakan? Tentu juga dengan segala resiko dan akibatnya?
Sebab kenyataanya, tidak ada reward apa-apa.