Entah ini sudah keberapa kali aku meyakinkan diri. Bahwa memang segala hal yang terjadi sudah menjadi pilihan diri sendiri. Kamu bilang masih ingin mempertahankan meski hati sudah berganti. Kamu bilang tak mengapa bila hati sudah tak berpihak lagi.
Entah cinta ini yang telalu tua, atau kita yang terlalu memaksa. Aku berharap hanya agar kamu tidak pernah tersiksa, meski kamu bilang tak mengapa, asalkan aku diam dan tak banyak bicara.