Tuesday, November 20, 2012

Aku

Aku sedang menatap haru pada cermin didepanku.
Matanya sembap, nafasnya tak teratur tanpa sebab.
Tatap matanya jauh.
Hening.
Entah isi kepala atau hatinya.

Ku teriakan suara pada kepalanya. Menolak.
Ku perdengarkan melodi pada hatinya. Berontak.

Ku tanyakan pada keduanya, "Mengapa kau tolak aku?"
"Bagaimana bisa aku menerimamu bila kau saja tak tau siapa aku?
Aku sudah benci ditipu berkali-kali.
Aku sudah hindari orang yang ingin kupercayai.
Aku sudah tak ingin remuk."